Cara Menentukan PK AC yang Tepat untuk Ukuran Ruangan
Rumus BTU yang dipakai teknisi, pengaruh arah matahari dan jumlah orang, serta akibat memilih AC terlalu kecil atau terlalu besar.
Membeli AC dengan PK yang pas membuat ruangan cepat dingin dan tagihan listrik tetap wajar. Istilah PK di pasaran sebenarnya merujuk pada kapasitas pendinginan dalam BTU per jam, bukan daya listrik.
Patokan kapasitas
- ½ PK ≈ 5.000 BTU/jam
- ¾ PK ≈ 7.000 BTU/jam
- 1 PK ≈ 9.000 BTU/jam
- 1½ PK ≈ 12.000 BTU/jam
- 2 PK ≈ 18.000 BTU/jam
Rumus yang dipakai teknisi
BTU/jam = (panjang × lebar × tinggi ruangan dalam kaki × I × E) ÷ 60
- I = 10 bila ruangan tertutup/berinsulasi, 18 bila tidak.
- E = arah dinding terpanjang: utara 16, timur 17, selatan 18, barat 20.
Contoh kamar 4 × 3 × 3 m (±13,1 × 9,8 × 9,8 kaki), berinsulasi, menghadap timur: 13,1 × 9,8 × 9,8 × 10 × 17 ÷ 60 ≈ 3.600 BTU/jam. Tambahkan ±600 BTU per orang di atas dua orang dan panas dari alat elektronik (1 watt ≈ 3,4 BTU/jam). Untuk kamar ini, AC ½ PK sudah cukup; bila menghadap barat dan banyak kaca, pertimbangkan ¾ PK.
Akibat salah memilih
- Terlalu kecil: kompresor bekerja terus tanpa henti, ruangan tidak pernah benar-benar dingin, listrik boros, dan umur AC lebih pendek.
- Terlalu besar: ruangan cepat dingin lalu kompresor sering mati-hidup, kelembapan tinggi sehingga terasa lembap, dan harga beli lebih mahal.
Kurangi beban panas lebih dulu
Panas paling banyak masuk lewat atap dan kaca. Plafon berinsulasi, tirai, atau kaca film dapat menurunkan kebutuhan PK. Lihat bagian penyumbang terbesar dengan Kalkulator Perpindahan Panas Ruangan dan hitung insulasi dengan Kalkulator Insulasi Atap.
Hitung ruanganmu
Isi ukuran, arah, jumlah penghuni, dan daya elektronik di Kalkulator PK AC Ruangan. Untuk ruangan besar atau kantor, mintalah teknisi menghitung beban pendinginan secara lengkap.